Memahami Perbedaan Antara Pembukuan dan Akuntansi

Akuntansi dan pembukuan bukanlah istilah yang dapat dipertukarkan, tidak seperti yang dipikirkan oleh banyak bisnis. Ini adalah dua langkah penting dalam proses manajemen keuangan. Pembukuan berkaitan dengan pencatatan data dan akuntansi berkaitan dengan penyusunan laporan dari data tersebut.
Secara sederhana, pembukuan secara harfiah adalah tentang menjaga buku agar tetap mutakhir dengan transaksi, pemasukan dan pengeluaran, setiap pertukaran uang, serta pendapatan dan beban. Akuntansi mengacu pada penyusunan akun dari pendapatan atau keuangan yang telah dicatat. Artinya, akuntansi menganalisis, meringkas, dan melaporkan data yang dikumpulkan melalui pembukuan.
Artikel ini bertujuan untuk memperjelas perbedaan antara pembukuan dan akuntansi melalui poin-poin berikut:
• Segala hal tentang Akuntansi
• Segala hal tentang Pembukuan
• Bisakah Akuntan menjadi Penata Buku?
Segala hal tentang akuntansi
Akuntansi paling baik digambarkan sebagai praktik pemeliharaan akun, serta penilaian kewajiban, aset, dan pelaksanaan audit rutin pada akun. Akuntansi dilakukan untuk memantau kesehatan keuangan suatu organisasi.
Akuntansi adalah praktik standar dan sebagian besar pekerjaan yang dilakukan oleh seorang akuntan ditujukan untuk pelaporan yang akurat kepada departemen Pendapatan dan Bea Cukai. Tugas seorang akuntan dirinci di sini:
• Menganalisis data keuangan dan memberikan konsultasi untuk menciptakan arus kas yang sehat serta meningkatkan total aset atau laba. Mereka kemudian memastikan pembayaran dan regulasi pajak yang tepat waktu.
• Mengelola data keuangan dan mematuhi hukum serta aturan akuntansi standar untuk memastikan bahwa data disimpan, dikelola, dan diperbarui secara akurat. Seorang akuntan akan memilih praktik atau sistem pencatatan yang tepat.
• Akuntan memastikan bahwa perusahaan mengikuti peraturan pemerintah yang diperbarui di semua lini keuangan dan mengikuti standar industri.
Baca Juga: 10 Tips bagi Usaha Kecil untuk Melacak Pengeluaran Mereka
Segala hal tentang pembukuan
Data keuangan bisa sangat banyak untuk ditangani. Selain itu, data tersebut harus tahan uji waktu (dalam hal pencatatan), dan tidak pernah berhenti.
Jadi, pembukuan adalah tentang menjaga catatan data keuangan yang akurat untuk sebuah bisnis. Pembukuan melibatkan pembuatan, pembaruan, dan pemformatan sistem untuk mencatat informasi baru. Penata buku terlibat dalam aktivitas berikut:
• Mereka terus-menerus memverifikasi catatan pengeluaran untuk kepatuhan kebijakan. Hal ini harus sesuai dengan pedoman pemerintah dan standar industri, yang akan diberitahukan kepada penata buku oleh akuntan.
• Penata buku membuat akun kredit dan debit serta mengategorikannya berdasarkan kategori transaksi atau pengeluaran. Setiap akun juga akan ditautkan ke metode pembayaran.
• Mereka mencatat data untuk setiap transaksi, dan melakukan entri data pada setiap pembayaran masuk dan keluar, termasuk metode pembayaran (ini mencakup uang tunai dan cek).
• Penata buku menerapkan perangkat lunak akuntansi untuk sistem akuntansi entri tunggal atau ganda (ini akan dipilih atau disetujui oleh akuntan).
• Mereka mengelola semua aktivitas perbankan organisasi, seperti menyetujui penambahan pengeluaran, mengirimkan gaji, memproses potongan bulanan, dan mengelola dana.
• Mereka menjaga keseimbangan dalam kewajiban dan aset organisasi dalam sistem entri.
• Seorang penata buku juga mengawasi proses entri data atau menanganinya sendiri. Dan, mereka juga menandai setiap ketidaksesuaian.
Baca Juga: CloudBooks untuk Akuntansi- Tautan
Apakah akuntan dan penata buku itu sama?
Akuntan dan penata buku bekerja sama untuk membangun praktik keuangan yang sehat dalam bisnis. Namun, mereka tidak memiliki profil yang persis sama di atas kertas.
Baik akuntan maupun penata buku mungkin memiliki gelar sarjana yang sama, tetapi pengalaman kerja dan spesifikasi pendidikan membedakan mereka. Seorang akuntan harus lulus ujian standar dan memperoleh sertifikasi formal untuk disebut sebagai "akuntan". Ini melibatkan penyelesaian serangkaian kursus serta pencapaian pengalaman kerja tertentu.
Prosedur untuk mendapatkan gelar Certified Public Accountant (CPA) berbeda dari satu negara bagian ke negara bagian lain dan dari satu negara ke negara lain (begitu pula istilahnya). Baik kelayakan maupun kursus dapat bervariasi.
Penata buku juga dapat memperoleh sertifikasi ini jika mereka mau, dan mereka kemudian akan memenuhi syarat untuk profil pekerjaan yang sama dengan akuntan, atau dapat diidentifikasi sebagai akuntan dalam pengertian umum.
Namun, akuntan dapat melakukan tugas penata buku tanpa pelatihan tambahan karena mereka sangat memahami tips dan trik pembukuan.
Jadi, sekarang setelah Anda mengetahui perbedaan antara pembukuan dan akuntansi, Anda dapat dengan mudah memutuskan proses mana yang lebih cocok untuk bisnis Anda secara khusus.
Siap menyederhanakan penagihan Anda?
Bergabunglah dengan 30.000+ bisnis yang menggunakan CloudBooks untuk mendapatkan pembayaran lebih cepat.
Mulai Uji Coba GratisArtikel Terkait
Perangkat Lunak Penagihan Langganan Online Menawarkan 4 Keuntungan Ini
Langganan adalah cara berbisnis bagi banyak industri di sekitar kita, baik itu TV, Netflix, atau bar...
7 Hal Luar Biasa yang Dapat Anda Lakukan dengan Perangkat Lunak Penagihan Online
Jika Anda berpikir perangkat lunak penagihan online hanyalah perangkat lunak biasa untuk menghitung ...
6 Alasan Mengapa Anda Membutuhkan Perangkat Lunak Penagihan Agensi Digital
Penagihan adalah salah satu aspek paling krusial dalam bisnis apa pun. Namun, aspek ini juga sering ...