Seluk-beluk VPN
Dengan adanya pandemi virus corona, banyak karyawan yang bekerja dari rumah untuk pertama kalinya. Tidak sulit untuk memprediksi bahwa penjahat siber akan melihat lonjakan jumlah karyawan jarak jauh ini sebagai peluang untuk menimbulkan lebih banyak kekacauan dalam hidup kita. Dan pastinya, Virtual Private Network (VPN) akan mengalami peningkatan penggunaan.
Dasar-dasar VPN
VPN menjalankan beberapa fungsi dasar untuk melindungi privasi Anda. VPN mengenkripsi data Anda. VPN mengalihkan data Anda dan mengirimkannya melalui saluran yang aman. Selain itu, VPN menyembunyikan alamat IP Anda. Saat Anda menginstal VPN, penyedia layanan internet maupun siapa pun yang menggunakan jaringan Anda tidak dapat melihat data Anda. Jika ada yang mencoba mengakses data Anda, mereka hanya akan mendapatkan rangkaian huruf, angka, dan simbol yang tidak berarti. VPN juga dapat membuat komputer Anda seolah-olah berada di negara atau wilayah yang berbeda. Hal ini tidak hanya membantu Anda menyembunyikan metadata, tetapi juga dapat memberi Anda akses ke situs web yang dibatasi secara geografis yang mungkin tidak dapat Anda lihat dari lokasi Anda yang sebenarnya.
Orang sering menggunakan VPN untuk mempercepat koneksi mereka—sebuah keuntungan nyata saat Anda melakukan streaming film dan hiburan lainnya. VPN juga dapat menawarkan keuntungan belanja bagi konsumen. Dengan masuk dari alamat IP internasional, mereka terkadang bisa mendapatkan harga yang lebih murah untuk produk tertentu.
VPN juga berbeda dalam jenis perangkat lunak yang mereka gunakan untuk melindungi data Anda. Beberapa ahli berpendapat bahwa VPN yang menggunakan perangkat lunak sumber terbuka (open-source) untuk melindungi data Anda adalah pilihan yang paling aman. Perangkat lunak sumber terbuka, karena gratis bagi siapa saja yang setuju untuk mengikuti perjanjian lisensi sumber tersebut, terus-menerus diuji, disesuaikan, dan ditingkatkan oleh komunitas pemrogram komputer di seluruh dunia yang sangat antusias.
Privasi dan VPN
Alasan utama orang menginstal VPN adalah untuk meningkatkan privasi dan keamanan data. Namun, VPN juga menciptakan risiko privasi. Inilah alasannya. Sebagian besar VPN membuat semacam log. Log metadata dapat membantu penyedia layanan VPN mengoptimalkan kinerja bagi pelanggan mereka dengan menyediakan informasi bandwidth dan stempel waktu, misalnya, serta memudahkan penyedia untuk memecahkan masalah jaringan mereka. Log ini sebagian besar tidak berbahaya.
Di sisi lain, log lalu lintas (traffic logs) justru mengurangi privasi Anda. Log ini mengumpulkan riwayat penelusuran Anda, yang dapat dijual kepada pihak ketiga untuk tujuan pemasaran atau tujuan lain yang lebih jahat. Jangan—kami ulangi, jangan—membeli VPN yang mengumpulkan log lalu lintas. Bacalah dengan cermat kebijakan privasi dari layanan VPN apa pun yang Anda pertimbangkan. Cari kebijakan yang secara eksplisit menjelaskan protokol penyimpanan log mereka. Penyedia layanan VPN terbaik secara rutin menerbitkan laporan transparansi. Penyedia VPN yang paling serius mengenai transparansi akan melibatkan auditor pihak ketiga untuk membantu mereka mengidentifikasi dan menutup celah apa pun dalam kode mereka.
Siap menyederhanakan penagihan Anda?
Bergabunglah dengan 30.000+ bisnis yang menggunakan CloudBooks untuk mendapatkan pembayaran lebih cepat.
Mulai Uji Coba GratisArtikel Terkait
5 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Memilih Perangkat Lunak Faktur
Apakah Anda sedang mencari perangkat lunak faktur tetapi tidak yakin mana yang harus dipilih? Nah, b...
Tips Bermanfaat untuk Menambahkan Pengiriman, Diskon, dan Pajak ke Faktur
Menambahkan detail seperti pengiriman, diskon, dan pajak ke faktur Anda tidak hanya penting agar kli...
8 Alasan untuk Mulai Menggunakan Perangkat Lunak Faktur Online
Apa yang akan Anda katakan jika saya memberi tahu Anda bahwa penagihan bisa menjadi salah satu prose...